Tentang PPTSB Jateng
Mengenal lebih dekat organisasi kami
Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru Wilayah Jawa Tengah
Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dan Boru (PPTSB) Wilayah Jawa Tengah adalah bagian dari Perkumpulan PPTSB tingkat nasional yang mewadahi perkumpulan seluruh keturunan Marga Sinaga, yang berdomisili di Provinsi Jawa Tengah. PPTSB sendiri merupakan kelanjutan dari Parsadaan Pomparan Toga Sinaga (PPTS) yang telah berdiri sejak 15 Desember 1940, dan menaungi keturunan Sitolu Ompu Sisia Ama, yaitu tiga garis leluhur Sinaga: Bonor, Ratus, dan Uruk.
Sebagai Pengurus Wilayah, PPTSB Jawa Tengah menjalankan fungsi organisasi di tingkat provinsi dengan membawahi beberapa Pengurus Cabang dan Sektor di kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Organisasi ini bersifat sosial kekeluargaan, menjunjung tinggi prinsip sisada lulu anak, sisada lulu boru β perlakuan yang setara bagi seluruh keturunan Sinaga, tanpa membedakan agama, asal daerah, maupun latar belakang sosial ekonomi.
PPTSB Wilayah Jawa Tengah berkomitmen menjadi rumah bersama bagi seluruh Pomparan Toga Sinaga di Jawa Tengah, untuk saling menguatkan, melestarikan adat istiadat Batak, sekaligus berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
π Visi
Terwujudnya persatuan dan kesatuan Marga Sinaga di Wilayah Jawa Tengah yang sejahtera, guyub, dan berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar.
π― Misi
2. Melestarikan adat istiadat dan budaya Batak di tengah kehidupan masyarakat Jawa Tengah yang majemuk.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota PPTSB Jawa Tengah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bersama, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun sebagai bagian dari masyarakat, bangsa, dan negara.
π Tujuan Organisasi
Silaturahmi
Mempererat tali silaturahmi antaranggota dan antarkeluarga marga Sinaga di Jawa Tengah.
Budaya Batak
Melestarikan adat dan budaya Batak di tengah kehidupan perantauan di Jawa Tengah.
Kesejahteraan
Meningkatkan kesejahteraan sosial anggota melalui gotong royong dan program organisasi.
π Glosarium Istilah
Sebutan bagi keturunan laki-laki marga Sinaga.
Sebutan bagi anggota perempuan dari marga Sinaga atau yang menikah dengan pihak marga Sinaga.
Tingkat organisasi tertinggi di lingkup Provinsi (Jawa Tengah).
Tingkat organisasi di bawah Wilayah, mencakup wilayah kabupaten/kota.
Tingkat organisasi terkecil di bawah Cabang, berbasis area/kelurahan.